Unsung Cinderella: Byoin Yakuzaishi no Shohosen (2020)
Unsung Cinderella: Byoin Yakuzaishi no Shohosen (2020)
Rating 0.0

Unsung Cinderella: Byoin Yakuzaishi no Shohosen (2020)

nonton Unsung Cinderella: Byoin Yakuzaishi no Shohosen (2020) terlengkap, Unsung Cinderella: Byoin Yakuzaishi no Shohosen (2020) Subtitle Indonesia, Unsung Cinderella: Byoin Yakuzaishi no Shohosen (2020) sub indo, download Unsung Cinderella: Byoin Yakuzaishi no Shohosen (2020) sub indo, streaming Unsung Cinderella: Byoin Yakuzaishi no Shohosen (2020) di NEZUNIME.
アンサング・シンデレラ 病院薬剤師の処方箋
Status: Ongoing Released: Jul 16, 2020 - Sep 24, 2020 Duration: 54 min. Type: Live Action Episodes: 11 Posted by: admin Dirilis: Updated on:
Tonton streaming Unsung Cinderella: Byoin Yakuzaishi no Shohosen (2020) Subtitle Indonesia di NEZUNIME. kamu juga bisa download gratis Unsung Cinderella: Byoin Yakuzaishi no Shohosen (2020) Sub Indo, jangan lupa ya untuk nonton streaming online berbagai kualitas 720P 360P 240P 480P sesuai koneksi kamu untuk menghemat kuota internet, Unsung Cinderella: Byoin Yakuzaishi no Shohosen (2020) di NEZUNIME MP4 MKV hardsub softsub subtitle bahasa Indonesia sudah terdapat di dalam video.

Sinopsis Unsung Cinderella: Byoin Yakuzaishi no Shohosen (2020)

Midori (Satomi Ishihara) yang bekerja sebagai apoteker di Yorozu General Hospital. Baca juga: Temani Waktu di Rumah Saja, Ini 5 Rekomendasi Drama Jepang Ketika Midori remaja, dia harus menemani adiknya yang mengidap kanker. Lambat laun, kondisi fisik dan mental Midori juga ikut memburuk. Namun saat itu ada seorang apoteker rumah sakit yang membantunya melewati masa sulit tersebut. Sejak saat itulah Midori bermimpi ingin menjadi apoteker rumah sakit. Saat ini, Midori sudah delapan tahun bekerja sebagai apoteker. Midori bisa mengetahui perasaan pasiennya hanya dengan menatap wajah mereka. Karena pengalaman masa lalunya juga, Midori jadi sering mengabiskan waktunya bersama para pasien. Baca juga: Sinopsis The Moon Embracing the Sun, Drakor Kim Soo Hyun yang Tayang Gratis di Viu Sayangnya, kebiasaannya itu mengundang kritik, khususnya dari rekan kerjanya. Midori dianggap lamban, padahal seharusnya bisa memanfaatkan waktunya untuk menangani lebih banyak pasien. Bagaimana Midori menanggapi kritik tersebut?

Comment